Program penguatan UMKM muda Jayawijaya kembali mendapat perhatian setelah Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya bersama Dekranasda menyalurkan bantuan sarana prasarana kepada pelaku usaha mandiri di Wamena. Langkah ini menarik dicermati pembaca di Pekanbaru karena pola pendampingan serupa kerap menjadi acuan daerah lain dalam membesarkan ekonomi lokal berbasis anak muda dan perempuan.
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Idawati Waromi, menyampaikan keterangan tertulis di Wamena bahwa bantuan ditujukan kepada generasi muda yang sudah merintis usaha sendiri. Harapannya, modal kerja berupa peralatan dapat mendorong usaha mereka tumbuh lebih mapan.
Sasaran bantuan dan mitra penyaluran
Penyaluran dilakukan bersama pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah setempat. Total penerima berjumlah 10 orang. Mereka terdiri atas mahasiswa serta mama-mama yang sehari-hari berdagang di kawasan Alun-alun Tugu Salib Wamena.
Idawati menekankan bahwa para penerima dipandang sebagai panutan di lingkungan Jayawijaya. Dengan mendapat dukungan peralatan, usaha yang sudah berjalan diharapkan tidak stagnan dan mampu menaikkan skala produksi maupun jangkauan pasar.
Jenis sarana disesuaikan usaha penerima
Bentuk bantuan tidak seragam. Peralatan dipilih menurut jenis usaha masing-masing penerima. Di antara yang diserahkan terdapat meja kopi serta perlengkapan untuk penjualan sayur mayur keliling. Pendekatan ini membuat bantuan langsung terpakai di lapangan, bukan sekadar simbolis.
Menurut Idawati, tujuan utamanya membantu pelaku usaha mandiri yang sudah aktif agar usahanya lebih maju. Dukungan material juga diarahkan untuk menata tampilan tempat jualan agar lebih rapi dan menarik.
Estetika usaha dan daya tarik wisata
Pihak PKK menilai tempat usaha yang tertata indah bisa menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Idawati menyebut bahwa perbaikan visual gerai berpotensi menarik wisatawan datang ke Jayawijaya, sehingga omzet pelaku usaha ikut terdorong.
Pada prinsipnya, intervensi yang dilakukan lebih pada penataan kembali lokasi usaha milik pelaku UMKM Orang Asli Papua agar tampil lebih estetis. Langkah itu diposisikan sebagai contoh konkret bagi pemuda lain di Papua Pegunungan.
Harapan inovasi generasi OAP
Idawati berharap generasi muda OAP di Jayawijaya semakin kreatif dan berani berinovasi dalam mengembangkan usaha mandiri. Kreativitas itu dinilai penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi individu sekaligus menambah dynamika perekonomian daerah.
Bagi pembaca di Riau, pola kolaborasi PKK–Dekranasda dengan sasaran terukur pada 10 pelaku ini bisa menjadi bahan perbandingan praktik pemberdayaan UMKM berbasis komunitas. Inti pesannya tetap sama: peralatan yang tepat guna dan penataan gerai membantu usaha kecil naik kelas tanpa meninggalkan identitas lokal.
Dengan sasaran mahasiswa dan mama-mama pedagang di pusat kota Wamena, program ini menempatkan anak muda serta perempuan sebagai poros penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Jayawijaya.
Sumber: Republika.