RIAU
Indeks
Nasional

Prabowo Kenang Masa Akmil Bersama SBY Saat Rayakan 25 Tahun Demokrat di Jakarta

Perayaan HUT Partai Demokrat ke-25 di Jakarta menjadi momen istimewa ketika Presiden Prabowo Subianto menghadiri undangan tersebut dan membuka kenangan lama bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bagi pembaca di Pekanbaru dan Riau, kehadiran dua tokoh nasional itu menarik karena menggambarkan kedekatan personal di balik dinamika politik nasional yang kerap menyentuh daerah.

Acara puncak digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam. Selain menandai seperempat abad berdirinya Partai Demokrat, perhelatan itu juga merayakan ulang tahun SBY yang ke-77. Prabowo mengaku senang mendapat undangan dan memanfaatkan kesempatan untuk berbicara tentang masa pendidikan militer mereka.

Kenangan satu angkatan masuk Akmil 1970

Prabowo menjelaskan bahwa dirinya dan SBY masuk Akademi Militer pada tahun yang sama, yakni 1970. Meski satu angkatan saat masuk, keduanya lulus pada waktu yang berbeda. Prabowo menyebut dirinya keluar pada angkatan di bawah SBY.

Penuturan itu disampaikan dengan nada akrab di hadapan peserta perayaan. Ia menekankan bahwa hubungan mereka telah terbentuk sejak bangku pendidikan taruna, jauh sebelum keduanya menempati posisi puncak pemerintahan.

SBY disebut taruna terbaik sejak awal

Dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka memuji SBY. Menurutnya, sejak masa awal di Akmil sudah terlihat bahwa SBY merupakan taruna terbaik. Pengakuan itu menjadi sorotan karena datang dari seorang presiden yang sedang menjabat kepada senior politik sekaligus rekan seangkatan masuk akademi.

Sebaliknya, Prabowo menggambarkan dirinya sebagai taruna yang masih bisa diperbaiki. Ucapan tersebut terdengar ringan namun menegaskan rasa hormatnya terhadap perjalanan SBY sejak muda.

Makna kehadiran Presiden di hari jadi partai

Kehadiran Prabowo di HUT ke-25 Partai Demokrat menandai isyarat penghormatan lintas generasi kepemimpinan. Acara tidak hanya menjadi seremoni internal partai, melainkan juga ruang silaturahmi tokoh-tokoh nasional.

Bagi publik Riau yang mengikuti berita pusat, momen ini relevan karena Partai Demokrat dan tokoh-tokohnya memiliki jejak panjang dalam peta politik Indonesia, termasuk dalam isu-isu yang menyentuh pembangunan daerah. Suasana di Indonesia Arena dipenuhi nuansa perayaan sekaligus refleksi sejarah partai.

Ulang tahun SBY turut dirayakan

Perayaan ganda itu—hari jadi partai dan ulang tahun ke-77 SBY—memberi warna lebih personal. Prabowo mengaitkan undangan yang diterimanya dengan rasa senang bisa hadir di tengah peringatan yang bermakna bagi SBY dan jajaran Demokrat.

Secara keseluruhan, pernyataan Prabowo soal masa Akmil memperkuat narasi bahwa hubungan antar tokoh nasional kerap berakar pada pengalaman bersama di masa muda. Tidak ada klaim baru di luar penuturan resmi tersebut; yang menonjol adalah cara Prabowo menempatkan SBY sebagai taruna terbaik dan dirinya sebagai taruna yang terus belajar.

Masyarakat Pekanbaru dapat memaknai peristiwa ini sebagai potret kedewasaan politik nasional: perbedaan jalur karier tidak menghapus rasa hormat yang dibangun sejak bangku pendidikan militer. Perayaan HUT Partai Demokrat ke-25 dengan demikian menjadi catatan penting dalam kalender politik September 2026.

Sumber: Sindo News.

Tag: Partai Demokrat, Prabowo Subianto, SBY, HUT Demokrat, Akmil, politik nasional, Jakarta