RIAU
Indeks
Nasional

Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Dirawat usai Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis

Kasus dugaan keracunan MBG Sidoarjo kembali menyita perhatian publik setelah ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Desa Putat, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis pada Senin, 1 September 2026. Peristiwa ini penting dipantau pembaca di Riau, termasuk Pekanbaru, karena program serupa juga berjalan di banyak daerah dan menuntut pengawasan ketat terhadap rantai pasok makanan.

Menurut keterangan pengurus pondok, gejala muncul setelah salat Zuhur. Kondisi santri semakin lemas mendekati waktu Asar, sehingga pada magrib mereka dibawa ke fasilitas kesehatan. Total sekitar 200 santri mendapat penanganan di empat rumah sakit berbeda di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.

Lokasi kejadian dan jumlah korban

Insiden berpusat di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Santri yang terdampak sebagian besar tinggal di asrama putra. Pengurus memastikan jumlah yang dilarikan mencapai ratusan orang, dengan angka yang beredar di media setempat sekitar 200 orang.

Empat rumah sakit yang menerima pasien adalah RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Delta Surya, serta RS Pusura Candi-Sidoarjo. Pembagian pasien ke beberapa RS dilakukan agar layanan gawat darurat tidak menumpuk di satu tempat dan penanganan gejala dapat lebih cepat.

Kronologi gejala hingga evakuasi

Gejala diduga bermula saat atau usai salat Zuhur. Pada rentang waktu Asar, keluhan makin terasa: kelemahan tubuh dan tanda-tanda keracunan makanan. Menjelang magrib, kondisi sejumlah santri memburuk sehingga pengurus memutuskan evakuasi massal ke rumah sakit.

Langkah cepat pengurus pesantren dinilai membantu menekan risiko komplikasi. Hingga laporan awal beredar, fokus utama tetap pada stabilisasi kondisi santri dan pemeriksaan medis di ruang gawat darurat masing-masing rumah sakit.

Asal makanan dan pernyataan pengurus

Ketua Asrama Putra Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Ferdiansyah, menegaskan makanan yang dikonsumsi santri berasal dari Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dalam skema program Makan Bergizi Gratis, bukan dari dapur internal pesantren. Ia menyebut dugaan kesalahan berada pada sisi penyedia MBG.

“Ini murni kesalahan dari SPPG, tidak makanan dari pesantren. Ini makanan dari MBG,” ujar Ferdiansyah. Pernyataan itu menjadi acuan awal investigasi internal pesantren sekaligus bahan bagi otoritas kesehatan untuk menelusuri rantai distribusi dan penyimpanan makanan.

  • Program terkait: Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Penyedia yang disebut: Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG)
  • Lokasi pondok: Desa Putat, Tanggulangin, Sidoarjo
  • RS tujuan: RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Delta Surya, RS Pusura Candi

Implikasi pengawasan MBG bagi daerah lain

Bagi pembaca di Pekanbaru dan Riau, kasus Sidoarjo menjadi pengingat bahwa program gizi nasional hanya efektif jika standar higiene, suhu penyimpanan, dan waktu tempuh distribusi dipatuhi. Pemerintah daerah dan dinas terkait di mana pun MBG berjalan perlu memastikan audit dapur mitra, uji sampel berkala, serta jalur pelaporan cepat bila ada keluhan massal di sekolah atau pesantren.

Orang tua dan pengelola lembaga pendidikan di Riau dapat memanfaatkan momentum ini untuk menanyakan protokol keamanan pangan mitra MBG setempat, termasuk prosedur penarikan produk jika ditemukan kontaminasi. Transparansi data korban, hasil lab, dan sanksi kepada penyedia yang lalai akan memperkuat kepercayaan publik terhadap program.

Sementara proses medis di Sidoarjo berlanjut, publik menanti keterangan resmi dinas kesehatan dan pihak terkait mengenai hasil pemeriksaan laboratorium serta status terkini para santri. Informasi akurat dan berkesinambungan diperlukan agar spekulasi tidak mengaburkan fakta lapangan.

Liputan Riau akan terus memantau perkembangan resmi terkait dugaan keracunan di Ponpes Manbaul Hikam serta pelajaran kebijakan yang relevan bagi pelaksanaan MBG di wilayah lain, termasuk Riau.

Sumber: Sindo News.

Tag: keracunan MBG, santri Sidoarjo, Makan Bergizi Gratis, Ponpes Manbaul Hikam, Tanggulangin, SPPG, rumah sakit Sidoarjo